Posts Categorized / Sosbud

Syawalan dan Malam Tirakatan Sambut Dirgahayu RI 68 di Sanggar Anak Saraswati

Posted Posted by admin in News, Sosbud, Umum     Comments No Comments
Aug
17

BANNER TIRAKATANMasih dalam rangka hari raya Idul Fitri Pengurus RT 02 Kweni dan Panitia Pelaksana Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 menggelar acara Syawalan Warga dan Malam Tirakatan Menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-68 digelar Jum’at 16 Agustus 2013 di Sanggar Anak Saraswati. Acara ini dihadiri sekitar 300 orang terdiri dari bapak, ibu dan remaja serta sebagian anak-anak.

Acara diawali dengan Syawalan Warga dengan pembacaan ikrar bersama yang dipandu oleh bapak Johan Riyanto, yang sebelumnya penyampaian sambutan ketua RT 02 Kweni yang disampaikan oleh wakil Ketua RT 02 bapak TS. Purnama  dilanjutkan dengan bersalam-salaman dan disempurnakan dengan Hikmah Syawalan yang disampaikan oleh bapak Widodo, S.Ag.

Selesai Syawalan dilanjutkan dengan acara Malam Tirakatan, yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diteruskan menyanyikan lagu-lagu perjuangan oleh ibu-ibu RT 02 dan anak-anak sanggar Saraswati disisipi dengan puisi perjuangan yang dilantunkan oleh Della Febrina Yayan Putranti.

Selesai Pembukaan dan koor dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Bupati Bantul pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 Tahun 2013.

Acara Malam Tirakatan diakhiri dengan pembacaan doa.

 

 

Sanggar Anak Saraswati Bersama Mitra Abadi EO, Gelar Pertunjukan Dolanan Anak DIY

Posted Posted by admin in Pendidikan, Seni, Sosbud     Comments No Comments
Apr
3

foto personil music kontemporerDalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional serta Promosi Wisata  Tahun 2013, Sanggar Anak Saraswati bersama Mitra Abadi Even Organisation akan menggelar Festival Pertunjukan Dolanan Anak Trandisonal Jawa tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta, yang direncanakan Minggu 26 Mei 2013 di Taman Wisata Kuliner Niten Tirtonirmolo depan pasar Niten Baru Jalan Bantul Km 5,5 tepatnya selatan kampung Kweni.

Di event ini kami sengaja menggelar  pertunjukan permaianan anak (Dolanan Anak), sebagai wujud melestarikan budaya Indonesia khususnya budaya Jawa. Dolanan Anak dengan melantunkan lagu atau tembang Jawa hampir punah dan sudah jarang sekali dimainkan anak-anak sekarang. Tembang Cublak-cublak Suweng, Jamuran, Gundhul-gundhul Pacul, Sluku-sluku Bathok, Pitik Tukung dan lainnya akan kita tumbuhkan lagi di kegiatan ini, papar mas Rintoko mewakili Mitra Abadi EO.

Tujuan diselenggarakannya event ini mengingat permainan tradisional tampak berangsur-angsur hilang atau ditinggalkan, sehingga pada sisi pendidikan dasar, anak berusaha digiatkan lagi. Disamping itu dolanan anak merupakan pembelajaran anak terhadap nilai budaya khususnya dolanan budaya tradisional Jawa, sambungnya.

Rencana penyelenggaraan Pertunjukan Dolanan Anak ini sudah melalui tahap kajian dan mendapat respon positif dari pemerintah Provinsi DIY, Dinas Pemuda dan Olahraga Prop DIY, Dinas pariwisata DIY serta Dinas Kebudayaan Prop DIY.  Hasil kejuaraan akan mendapatkan Trophy dari Gubernur DIY dan Trophy Bupati Bantul.

Sedangkan Paryanto sekretaris panitia pertunjukan yang juga sebagai media officer sanggar anak Saraswati menyampaikan bahwa, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap nguri-uri kebudayan Jawi.  Selama ini kami membina anak-anak dengan mengedepankan budaya Jawa, dengan mengembangkan seni tari dan Musik perkusi garapan tembang Jawa.

Dalam event ini direncanakan akan diikuti sanggar anak se DIY.

12 Sanggar Anak Siap Ramaikan Gebyar Akhir Tahun 2012

Posted Posted by admin in Seni, Sosbud     Comments No Comments
Dec
25

Sebanyak 12 sanggar anak yang tergabung di Fork-Krab (Forum Komunikasi Komunitas Region Bantul) siap meramaikan event “GEBYAR AKHIR TAHUN 2012”yang diselengarakan di Sanggar Anak Saraswati Kweni Jalan Bantul Km 5 Yogyakarta.  dari 12 sanggar :

Sanggar Anak Saraswati (Sewon), Tunas Budaya (Pandak) Sekar, Andesde, Bintang (Sedayu), Kunang-kunang (Jetis), Cokrojayan (Piyungan), Benteng Timur (Jetis), Garuda (Kretek), Yogatama (Bambanglipuro), Rami (Bantul) Lebah (Imogiri). siap mengikuti Lomba Poster (tingkat SLTP), Lomba permainan Tradisonal Egrang dan Bakiak.

Ada 5 Piala Kejuaraan yang diperbutkan untuk mengakhiri kegiatan Fork-Krab di tahun 2012.  Kejuaraan antara lain : Lomba Poster, Bakiak Putra, Bakiak Putri, Egrang Putra dan Egrang Putri.

Event yang digelar atas Kerjasama SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta dengan Sanggar Anak Saraswati dan Fork-Krab ini merupakan even yang perdana.  Paryanto selaku media dan panitia berharap event ini bisa diselenggarakan sevara rutin tiap tahun dengan tempat yang bergilir atau berbeda.

 

Audiensi Forum Anak DIY di Sekretariat Jenderal DPD RI

Posted Posted by admin in Alam, Pendidikan, Sosbud     Comments No Comments
Oct
11

Jakarta, dpd.go.id – Forum Anak Daerah Istimewa Yogyakarta mengunjungi kantor DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (10/10/2012). Tujuan utamanya adalah untuk melakukan audiensi dan mengenal DPD lebih jauh. Di Pressroom DPD RI, rombongan Forum Anak diterima dengan hangat oleh Kepala Pusat Kajian Daerah, Herry Yuherman dengan didampingi oleh Kepala Bidang Data Pusat Data dan Informasi, Susi Sulistyowati dan Kepala Subbidang Pemberitaan, Candra Kirana.

Forum Anak merupakan sebuah organisasi yang diharapkan mampu menjadi media penyaluran aspirasi anak. Di bawah bimbingan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Forum Anak melakukan banyak kegiatan mulai dari tingkat RW, dusun, desa, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Seperti yang dituturkan oleh salah seorang anggota Forum Anak, Irma, kegiatan Forum Anak di antaranya adalah meneruskan aspirasi anak, membina anak, serta menyeleksi anak untuk mengikuti kegiatan Forum Anak Nasional.

“Kami juga menyelenggarakan kongres anak di setiap kabupaten yang kemudian diseleksi untuk mengikuti kongres tingkat provinsi hingga nasional. Seleksi tersebut kami lakukan sendiri tanpa bantuan orang tua, kami melihat dari segi diskusi, presentasi, dan kepedulian terhadap anak,” peserta lain dari Gunung Kidul, Jaseline, menambahkan.

Pendampingan anak di sanggar anak juga mereka lakukan untuk meningkatkan kreativitas anak seperti menari dan membaca/mendongeng. Salah satu cita-cita yang digagas oleh Forum Anak adalah mewujudkan Desa Ramah Anak dengan melakukan sosialisasi dan membentuk forum anak di dusun dan desa. Tidak hanya itu saja, Forum Anak bahkan pernah mengikuti Musrenbang Kabupaten dan beberapa kali melakukan audiensi di DPRD.

Namun begitu, kegiatan Forum Anak bukan berarti tanpa hambatan. Mereka telah terbiasa jatuh-bangun merekrut anggota yang tidak jarang pergi tanpa berita. Fluktuasi semangat yang ada kalanya naik dan turun pun juga pernah mereka rasakan. Karenanya, Ketua Forum Anak DIY, Arsyad, memberanikan diri meminta saran dan masukan agar hambatan tersebut dapat mereka hadapi.

Menurut Herry Yuherman, apa yang telah dilakukan Forum Anak merupakan hal yang sangat luar biasa. Untuk itu, Herry menyemangati mereka untuk selalu bersyukur atas prestasi luar biasa yang telah mereka raih. “Bekali diri kalian dengan ilmu sebagai pegangan hidup. Pendidikan sekarang ini minimal S2, jika perlu pergilah ke luar negeri. Jika ada niat dan usaha, saya yakin pasti bisa,” ujar Herry. Selain itu, dirinya juga memberikan saran agar Forum Anak selalu melakukan konsolidasi dalam setiap forum mereka agar kekompakan dan kebersamaan tetap terjaga. (af)

http://dpd.go.id/2012/10/audiensi-forum-anak-diy-di-sekretariat-jenderal-dpd-ri/

Syawalan Warga Kweni RT 02 di Sanggar Anak Saraswati

Posted Posted by admin in Sosbud     Comments No Comments
Aug
19

Selamat Idul Fitri 1433 H Mohon Maaf Lahir dan batin. Setelah menjalankan sholat Ied di lapangan, warga RT 02 Kweni mengadakan Syawalan warga di balai Sanggar Anak Saraswati pada Ahad 19 Agustus 2012 mulai jam 09.00 wib. Sekitar 300 warga dari bapak ibu pemuda pemudi dan sebagian anak-anak tampak mengikuti prosesi syawalan yang diawali dengan ikrar bersama untuk saling maaf memaafkan.

Dilanjutkan dengan salam-salaman warga, untuk bapak-bapak dan pemuda dipisahkan dengan kelompok ibu-ibu dan remaja putri.

Simple alias sederhana syawalan warga mengingat menghormati warga yang akan mudik atau silaturahmi dengan kerabat atau saudaranya di lain daerah, maka kegiatan syawalan hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk berkumpul dan dilanjutkan dengan salam-salaman.

 

Bad Behavior has blocked 325 access attempts in the last 7 days.

WhatsApp chat