KAMPANYE MUDIK RAMAH ANAK

Posted Posted by admin in Alam, Sosbud     Comments No Comments
Aug
11
KAMPANYE MUDIK RAMAH ANAK
Pastikan Keluarga Anda Kembali Dengan Utuh

Pengantar
Untuk di tahun ke-dua, Satuan Tugas Perlidungan Anak (Satgas PA) yang terdiri dari Kementerian Sosial RI, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, SOS Children’s Villages, MPS PP Muhammadiyah, Dongeng Ceria Management, Kampung Dongeng Indonesia, Gugah Nurani Indonesia dan LSM anak lainnya mengkampanyekan Mudik Ramah Anak. Kampanye ini diselenggarakan bekerjasama dengan MABES POLRI dan Kementerian terkait dan pihak-pihak yang mendukung kampanye ini.

Kampanye ini dilakukan karena keprihatin tentang situasi dan kondisi anak selama mudik lebaran. Data NTMC Mabes Polri tahun 2011, lebaran 2011: 2770 kecelakaan yg meliputi 449 tewas, 760 korban luka berat, 1914 luka ringan. Pemudik sepeda motor 2011 yg kecelakaan 3418, meningkat 40 persen dibanding 2010: 2446 sepeda motor. Data Kemenkes menyatakan sebagian besar korban karena terbentur kepala, ISPA, DIARE. Ini menyatakan dominasi korban adalah pemudik dengan menggunakan motor, yang biasanya membawa balita dan anak-anak. Anak-anak sering terlupakan dengan hiruk pikuk persiapan mudik, karena anak-anak mempunyai pertahanan yang tidak sekuat orang dewasa.

Mudik merupakan tradisi yang sangat baik untuk menjalin silaturahim dalam keluarga dan masyarakat. Mudik ini juga memberikan dampak ekonomi yang sangat dahsyat terhadap daerah. Perubahan dan modernisasi terjadi dalam segala hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Keselamatan, keamanan dan kenyamanan anak selama perjalanan harus menjadi prioritas orang tua, masyarakat dan petugas. Khususnya bagi pengendara sepeda motor agar tidak membawa anak lebih dari satu, berhenti secara teratur, jika mengantuk dan capek agar istirahat jangan memaksakan diri.

Masyarakat sepanjang perjalanan mudik diharapkan partisipasinya untuk menyediakan posko mudik ramah anak dengan menyediakan minuman, tempat istirahat, pemeriksaan kesehatan dan hiburan untuk anak yang mampir.

Pemudik yang menggunakan angkutan umum seperti bis, kereta, kapal laut dan pesawat udara agar selalu memperhatikan anak dan menjaga dari bahaya yang selalu ada disekitar anak.

Menghimbau pemerintah untuk memberikan fasilitas, pendampingan dan dukungan pada anak dan keluarga selama mudik lebaran. Semoga tahun ini bisa menurunkan angka kecelakaan selama mudik lebaran.

Data Peristiwa Mudik 2011

Selama arus mudik dari H-7 (23 Agustus 2011) hingga H+7 (7 September 2011) telah terjadi kenaikan dalam jumlah kecelakaan. Pada 2010 terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 3633 kasus dan meningkat pada tahun 2011 menjadi 4744 kasus. Hal ini di ungkapkan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/9) yang memaparkan jumlah kecelakaan selama arus mudik dan balik tahun 2011 mengalami sekitar 30,58 persen dengan kenaikan sebanyak 1.111 kasus.

Sedangkan jumlah pemudik yang tewas dalam kecelakaan pada tahun 2011 sebanyak 779 orang. Jumlah pemudik yang tewas tersebut menurun dibandingkat pada 2010 lalu yang sebanyak 853 orang. Untuk korban luka berat mengalami peningkatan dari 1.135 orang pada 2010 menjadi 1.334 orang pada 2011. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 17,53 persen. Pemudik yang mengalami luka ringan juga naik sebanyak 52,41 persen dari 2.259 pada 2010 menjadi 3.443 orang pada tahun 2011.

Tujuan
1. Mensosialisasikan Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) kepada masyarakat sebagai wadah kontribusi para pemerhati anak dalam memberikan perhatian terhadap anak-anak Indonesia baik yang membutuhkan perlindungan dan dampingan serta penanganan kasus yang mengakibatkan anak rentan menjadi korban.
2. Mensosialisaikan Hak dan Perlindungan Anak yang dimandatkan oleh UU Perlindungan Anak dan UNCRC.
3. Menekan angka kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan anak-anak Indonesia menjadi korban kecelakaan maupun anak-anak Indonesia rentan kehilangan pengasuhan keluarga akibat jiwa orang tua yang terenggut, akibatnya menjadi terlantar.
4. Membantu pemerintah dalam mengatasi mudik dengan memberikan pengantar himbauan dan tips mudik ramah anak agar perjalanan mudik menjadi menyenangkan dan memastikan keluarga tetap utuh saat Hari Raya di kampung halaman.
5. Menghimbau kepada masyarakat untuk aksi solidaritas dengan menyediakan tempat untuk istirahat pemudik kendaraan bermotor khususnya yang membawa anak dan perempuan yang melintas di wilayahnya.
6. Menghimbau kepada semua pihak baik perusahaan sebagai pemberi jasa agar tetap menjaga dan memberi fasilitas kepada pemudik yang menggunakan roda dua untuk menggunakan fasilitas yang ada.

Jenis Kegiatan
1. Dongeng sebagai media pesan moral dan sosialisasi perlindungan anak
2. Orasi sebagai bagian dari kampanye mudik ramah anak
3. Himbauan pesan moral melalu spanduk di wilayah strategis berupa pintu tol, SPBU dan ruas jalan raya.
4. Konferensi Pers
5. Talkshow dan Sosialisai Mudik Ramah Anak melalui media cetak dan elektronik

Bentuk Kampanye
1. Himbauan mudik ramah anak melalui media dongeng dan sosialisasi perlindungan anak dengan memanfaatkan pihak-pihak penyelenggara mudik, misalnya Yamaha, Honda, Sidomuncul, Jasamarga dan lain-lain, untuk menjalin kerjasama saat pelepasan mudik gratis team Dongeng Ceria Managemen dan Kampoeng Dongeng beraksi, selanjutnya pendistribusian, leaflet tips mudik dan lain-lain berupa himbauan mudik ramah anak.
2. Memanfaatkan lokasi jalur pemberangkatan para pemudik yaitu Bandara Soekarno Hatta, Dermaga Tanjung Periok, Stasiun Gambir dan Senen serta Terminal Bus Kampung Rambutan dan Pulogadung. Media sosialisasi yang digunakan adalah sosialisasi mudik ramah anak dengan menggunakan panggung kecil dan diisi dengan orasi dan mendongeng. Selanjutnya pendistribusian bahan-bahan informasi berupa Leaflet tips mudik ramah anak dan pesan-pesan moral mudik ramah anak.
3. Sosialisasi dengan menggunakan spanduk berukuran 5 x 1m dan baliho 3 x 5m bertuliskan pesan-pesan moral mudik ramah anak dan tertera logo pihak pendukung bekerja sama dengan Polri. Spanduk ini di pasangan di lokasi yang tepat target baik di pintu tol, jalur transportasi mudik, SPBU dan beberapa ruas jalan raya.
4. Sosialisasi melalui Konferensi pers
4.1 Konferensi Pers pertama yang akan diselenggarakan pada Senin, 13 Agustus 2012 bertempat di Gedung Kementerian Sosial RI
4.2 Konferensi pers saat Hari H mudik terjadi yaitu Kamis, 16 Agustus 2012 di lakukan di lokasi jalur transportasi mudik, yaitu Bandara, Dermaga, Stasiun dan Terminal dan titik keberangkatan mudik geratis yang di fasilitasi oleh pihak perusahaan.
5. Talkshow mudik ramah anak dengan narasumber Kementrian Sosial RI, KPAI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, SOS Children’s Villages, Dongeng Ceria Managemen, Gugah Nurani Indonesia, Kampoeng Dongeng.

Waktu Pelaksanaan
1. Konferensi Pers Pertama di adakan pada hari Senin 13 Agustus 2012 di Gedung Kementerian Sosial RI
2. Konferensi Pers kedua di titik-titik jalur transportasi puncak mudik 14, 15 dan 16 Agustus 2012 di;
2.1 (Titik I) Bandara Soekarno-Hatta
2.2 (Titik II) Stasiun Gambir
2.3 (Titik III) Terminal Pulogadung
2.4 (Titik IV) Dermaga Tanjung Periok
3. Dongeng dan Sosialisasi Mudik Ramah Anak
3.1 Team Dongeng Ceria Managemen di Titik I
3.2 Kampoeng Dongeng di Titik II
3.3 Team Dongeng Ceria Managemen di Titik III
3.4 Kampoeng Dongeng di Titik IV
4. Talkshow Mudik Ramah Anak Selasa, 14 Agustus 2012 di stasiun TV.
Narasumber: Kementrian Sosial RI, KPAI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, SOS Children’s Villages, Dongeng Ceria Managemen, Gugah Nurani Indonesia, Kampoeng Dongeng dan para Profesional dibidangnya.

Keterlibatan masyarakat umum
Masyarakat yang memiliki kepedulian ini jika ingin membuka posko mudik ramah anak dapat mengontak koordinator acara untuk mendapatkan bahan materi kampanye berupa master spanduk, liflet dan himbauan mudik ramah anak. Dengan demikian akan menjadi gerakan masif yang melibatkan semua unsur komponen di masyarakat. Jika aksi kampanye ini dilakukan secara terus menerus tidak tertutup kemungkinan tahun yang akan datang gerakan akan semakin besar sehingga penyadaran dan pendewasaan masyarakat semakin tinggi dan peduli.

Penyelenggara Kegiatan
Satuan Tugas Perlidungan Anak (Satgas PA) yang terdiri dari Kementerian Sosial RI, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, SOS Children’s Villages, MPS PP Muhammadiyah, Dongeng Ceria Managemen, Kampung Dongeng, Gugah Nurani Indonesia, PAKTA, LAZISMU, CCI, LSM anak lainnya dan masyarakat peduli mengkampanyekan mudik ramah anak.

Kontak Person
Ilma Sovri Yanti
Koordinator
HP. 0878-7544-5707
E-mail: ilmasy@yahoo.com

Regards,

Farid Ari Fandi
Advokasi
SOS Children’s Villages – A Loving Home For Every Child
Email:farid.arifandi@sos.or.id
Web: www.sos-kd.org

SOS Children’s Village” <SOS-Desa-Taruna-Indonesia@yahoogroups.com>
Date: Friday, August 10, 2012, 1:54 AM

Post comment